BUNDALA
Sabtu sore dengan dentingan
rinai-rinai hujan mengalun begitu syahdu, aku seperti dininabobokan sampai lupa
jam menunjukkan pukul 18.30 rupanya saya sudah meng iyakan malam ini untuk
hadir di kegiatan teman-teman PA(Pecandu Aksara), bukanji tawwa pecandu
miras nah, hehhehe..sungguh malam ini begitu berat, rasa malas penguasa namun
disisi lain, telah kusepakati jauh hari dengan teman-teman. " ayolah neng
manis, belajarlah untuk menepati janji" hahhahah gumamku untuk
menyemangati diri sendiri.
Sebelum bergegas, kupastikan
telebih dahulu membuka group di line, apa benar teman-teman sudah di sana,
biasanya hujan- hhujan begini sifat malas pada adem membuntuti sifat manusia.
what? mata tertuju pada info om Fahri sang pengendali group dan andalan di
komunitas PA( Pecandu Aksara)
" teman-teman segera merapat
di cafe Aldina, beberapa teman sudah hadir dan pemateripun sudah tiba di
tempat". jiahhh keren juga ini pemateri, baru kali ini saya
mengikuti kegiatan pemateri tepat waktu, apalagi ini musim hujan loh, wahh
bolelah.
Sesegera mungkin kuselesaikan
jejakku di peraduan,semangatku membombastis untuk segera merapat di cafe
Aldina, jujur saja hal yang pertama untuk ke sana bukan karena ingin menjadi
pendengar setia dari tema kegiatan teman-teman kali ini" How To Write
Creative Content Blog with OPPA LEBUG" membacanya saja saya sudah pusing,
kenapa sih harus ala ala English? Bahasa Indonesia juga bisa kali, hehehe tapi
mungkin lebih kekinian kalau menggunakan Bahasa inggris kali yahh. tapi
yang menarik perhatian saya nama dari pemater ini, "OPPA LEBUG" .
Oppa dalam bahasa korea " kakak" kalau " LEBUG" saya terjemahkan
sendiri dalam bahasa bugis tapi huruf G dihilangkan artinya BUNDAR jadi
kalau disambung kakak bundar heheheh.
Saya sepakat menamainya kakak
Bundar,unik yaa? kusegerakan melajukan kimchi dengan sedikit Rossi agar tidak
terlambat, meretas hujan ditelanjangi dingin sungguh perjuangan yang cukup
romantis. pukul 19.30 saya sudah tiba di tempat ternyata melaju seperti Rossi
sayapun sudah terlambat, acaranya sudah dimulai, nampak dari luar seorang
lelaki buncit berdiri sesekali kulihat bibirnya yang sedikt tebal berkomat
kamit.. hehehhe
Sebelum masuk di cafe bergabung
bersama teman yang lain kupandangi kostumku, kayaknya saya yg paling Cummala.
Kata Cummala biasanya identik digunakan orang Makassar yang artinya Jelek"
karena tidak PD( percaya diri) tapi lebih keren kalau disingkat..hhahaha, tak
menunggu lagi, saya hubungi Adalan di komunitas Pecandu Aksara" untuk
menjemput diluar,, tak cukup beberapa menit om Fahri sudah keluar dan menuntun
saya masuk bergabung dengan yang lain.
Tiada diksi seindah suguhan
senyuman Kakak Bundar ini ( OPPA LEBUG), diringi dengan melodi dentingan hujan
sungguh saya terpesona, bukan rupanya yang membuat saya terpesona kulihat
keramahan di bola mata yang tidak bolla juga tidak sipit. sepasang mataku tak
berkedip memandanginya, ajepp ini Kakak satu, style sederhana tapi jenius,
salut dah. saya belum lebih jauh mendengarkan bincang-bincang dari kaka bundar
ini tapi kejeniusannya sudah nampak dari tutur katanya.
Blogging Class ( kelas Blog) cie
pintarma tawwa Bahasa Inggris bisama terjemahkan we, hehehe padahal adaji tawwa
ngikut terjemahannya, ya sudalah kita lupakan soal diriku yang nyaris tidak
tahu Bahasa Inggris. kulihat teman-teman pada serius menyimak materi kaka
Bundar ( OPPA LEBUG) tetapi saya asik memperhatikan kostum yang kaka
Bundar
( OPPA lEBUG) yang iya kenakan
malam itu, rambut gimbal, Bap rasta, kemeja kotak-kotak tapi nampaknya
sudah lusuh ditambah perut sdikit buncit dengan sepasang gelang yang cukup
menarik perhatianku, witz keren sederhana tapi menawan, tapi yang paling
menawan jari jari tangan Kakak Bundar ( OPPA LEBUG) gemulainya, lentiknya
dan kukunya yang bersih menunjukkan dia orang yang bersih.
kakak Bundar (OPPA LEBUG) saya
tidak bercitra banyak tentang beliau sebab pas perkenalan saya terlamabat.
suasana makin syahdu diselingi gelitikan kaka Bundar dan teman-teman, teryata
tak ada usaha yang menghianati hasil, Alauddin - Perintis, hujan deras
membuahkan hasil bertemu dengan orang-orang baru, mendapatkan ilmu yang
bermanfaat. kehadiran Kaka Bundar ( OPPA Lebug ) malam itu kembali membangungkan
ide yang selam ini hanya sekedar khayalan.
Terimakasih Kakak Bundar (
OPPA LEBUG) berkenan berbagi ilmu bersama kami teman-teman PA(Pecandu
Aksara) semoga dilain waktu kita dipertemukan kembali, dan itu telah
kuultimatumkan dalam diriku, aku harus menemuimu kembali. Maafkan andikmu jika
lancang menamaimu Kaka Bundar, hehehe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar